Selasa, 20 Desember 2011

Manfaat Daun Kelor

Kelor  terbukti tokcer mengatasi diabetes mellitus. Bukti empiris itu sejalan dengan hasil penelitian Jaiswal Dolly. Periset dari Departemen Kimia Universitas Allahabad, India, itu membuktikan ekstrak kelor lebih efektif menurunkan kadar gula darah daripada Glipizide, obat yang biasa direkomendasikan dokter untuk mengatasi kencing manis. Daun kelor bukan hanya mujarab mengatasi penyakit. Faktanya banyak pasien beragam penyakit merasakan khasiat tanaman dari India utara itu.

Kelor juga memperbaiki fungsi hati yang berhubungan dengan pencernaan dan detoksifikasi. Selain itu kelor juga kaya antioksidan untuk membangun system kekebalan tubuh. Ketika kondisi tubuh sehat ibarat benteng yang kokoh, sehingga mampu melawan serangan penyakit. Kelor juga mujarab mengatasi beragam penyakit lain seperti hepatitis, hiperlipidemia alias kolesterol tinggi, dan jantung. Biji klenthang alias polong kelor popular sebagai penjernih air.

Begitu dahsyatnya khasiat daun kelor mengatasi aneka penyakit. Daun pohon stik drum itu memang mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Beberapa senyawa aktif dalam daun kelor adalah arginin, leusin, dan metionin.tubuh memang memproduksi arginin, tetapi sangat terbatas. Oleh karena itu perlu asupan dari luar seperti kelor. Kandungan arginin pada daun kelor segar mencapai 406,6 mg; sedangkan pada daun kering 1.325 mg. Menurut Dr Mien Karmini, arginin meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Dan juga mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan kemampuan untuk melawan kanker, dan memperlambat pertumbuhan tumor. Sementara metionin yang kadarnya mencapai 117 mg pada daun segar dan 350 mg (kering) mampu menyerap lemak dan kolesterol. Oleh karena itu, metionin menjadi kunci kesehatan hati yang banyak berhubungan dengan lemak.  Tubuh juga memerlukan leusin karena tak mampu memproduksi sendiri. Daun kelor segar mengandung 429 mg leusin berperan dalam pembentuka protein otot dan fungsi sel normal.

Itu hanya sebagian kecil senyawa aktif pada daun kelor. Padahal, selain daun, bagian lain pada tanaman itu juga tak kalah berkhasiat adalah kulit batang yang berkhasiat antitumor. Peran kelor juga membantu produksi sel darah merah akibat kehilangan darah saat keguguran, memperkuat rahim, dan saluran indung telur. Kelor bagus bagi penderita pendarahan dan anemia.

Kelor merupakan sumber pangan yang hebat, sekaligus bahan kosmetik dan obat. Itu bukti bahwa kelor memang tanaman serbaguna : daun, kulit batang, polong, akar, bahkan getahnya pun berkhasiat obat. Di berbagai daerah kelor dimanfaatkan sebagai sayuran.

KELOR KONTROL KOLESTEROL
Daun, polong, dan ekstrak daun kelor terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol total. Jika seseorang sudah mengidap kolesterol tinggi, ada risiko kadar kolesterol naik kembali. Kolesterol ibarat musuh yang diam-diam selalu mengintai. Untuk menekannya dibutuhkan kemauan mengatur pola makan dan rajin berolahraga. Tingginya kadar kolesterol dapat dipicu pola makan tinggi kolesterol misalnya konsumsi makanan cepat saji, gorengan, maupun stress. Kolesterol berlebih dapat menyumbat arteri atau menyebabkan serangan jantung atau stroke.

CUKUP REBUS FAEDAH DIDAPAT
Saran herbalis bila kita hendak mengonsumsi kelor sebagai terapi pengobatan adalah sebaiknya rebus daun kelor bersama air mendidih, lalu lanjutkan pendidihan hingga 15 menit. Cara itu praktis sehingga mudah dilakukan pasien. Soal khasiat, tetap terjaga. Yang perlu diperhatikan saat merebus daun kelor adalah pemakaian wadah. Sebaiknya gunakan wadah berbahan tanah liat atau kaca tahan panas. Kedua wadah tidak bereaksi dengan herbal saat perebusan.

Agar lebih praktis beberapa herbalis memproduksi daun kelor dalam bentuk serbuk kasar dalam kemasan serupa teh celup. Pengolahan lain berupa bubuk hasil ekstraksi yang dikemas dalam kapsul. Sayangnya teknologi ekstraksi rumit dan mahal.

PUCUK SAMPAI AKAR MANJUR
Hampir sebagian besar herbalis yang meresepkan kelor memanfaatkan daunnya. Padahal, bunga, akar, kulit batang, getah, hingga biji kelor juga berkhasiat obat. Sementara itu kulit barang kelor mujarab menjadi penawar racun ular dan kalajengking.

Bunga, akar, dan getah tanaman yang daunnya berbentuk bulat telur serta tersusun memanjang itu juga manjur. Kulit akar moringa mujarab mengatasi antara lain pembengkakan dan sariawan dengan cara mengoleskan ekstrak kulit kelor. Sementara rebusan bunga kelor membantu mengatasi radang tenggorokan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar